Home Produktivitas Karir

Semua pekerja tidak pernah ingin merasakan yang namanya dipecat. Namun, hal ini bisa saja terjadi jika selama Anda bekerja kerap kali melakukan kesalahan-kesalahan yang dinilai merugikan perusahaan tempat Anda bekerja. Banyak hal yang bisa menjadi faktor penyebab mengapa Anda dibecat dari kantor, diantaranya adalah melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk berikut ini:

Berbagi kehidupan Anda secara online

Media sosial kini menjadi salah satu tempat yang paling dibutuhkan bagi sebagian orang di dunia. Jika digunakan dengan baik media sosial bisa memberikan Anda banyak keuntungan yang tidak Anda kira seperti menambah teman, bertemu dengan teman lama, atau bahkan mendapatkan penghasilan. Sayangnya jika digunakan dengan tidak bijak, salah-salah Anda bisa dipecat dari tempat Anda bekerja loh!

Walaupun memang wajar saja jika Anda ingin berbagi hal-hal yang terjadi di kehidupan real Anda di media sosial, tapi pastikan Anda mengetahui apa yang pantas untuk dibagikan dan mana yang tidak. Kebiasaan berkeluh kesah di media sosial merupakan salah satu yang sebaiknya Anda hindari. Apalagi jika Anda berkeluh kesah mengenai pekerjaan Anda, mengolok-olok client, perbicara buruk mengenai atasan atau perusahaan, jangan kaget kika tiba-tiba Anda dipecat dari tempat kerja.

Menyalahgunakan imbalan kerja Anda

Jika atasan Anda menawarkan barang atau jasa dengan diskon sebagai imbalan atas kerja yang telah dilakukan sebagai karyawannya maka hargai dan simpanlah baik-baik apa yang telah diberikannya kepada Anda. Jangan sampai apa yang sudah atasan Anda berikan khusus untuk Anda ternyata Anda jual lagi ditempat lain. Tentu saja ini akan membuat atasan Anda kecewa dan merasa tidak di hargai. Jika sudah begini, jangan kaget jika tiba-tiba Anda dipecat.

Membuka konten dewasa menggunakan peralatan perusahaan

Menontot video atau program yang bersifat cabul menggunakan komputer perusahaan tentu saja merupakan ide yang buruk. Meskipun begitu masih banyak saja orang yang memanfaatkan kesempatan-kesempatan kosong di kantor untuk mengunduh video-video cabul dan kemudian menontonnya di kantor. Jangan dikira perusahaan tidak mengetahui apa yang sedang Anda lakukan loh. Jika samapai ketahuan bisa jadi Anda akan dipecat!

Menggunakan email kantor untuk keperluan pribadi

Hati-hati dengan penggunaan email kantor. Jangan sampai menggunakan email kantor untuk urusan pribadi seperti mengirimkan pesan, video, atau gambar yang tidak pantas. Perlu dikentahui bahwa sistem email milik perusahaan biasanya sering sekali dipantau, tapi tak banyak yang tahu jika hal ini sering dilakukan oleh bos Anda. Bisa saja tanpa Anda ketahui bos Anda sedang memantau penggunaan email kantor Anda dan kebetulan saat itu Anda menggunaknnya untuk melakukan hal yang tidak-tidak. Kalau sudah begitu, siap-siap saja dengan kemungkinan terburuk.

Menikmati obat-obatan terlarang di waktu luang Anda

Jika Anda sampai ketahuan menggunakan obat-obatan terlarang yang melanggar hukum meskipun sedang tidak berada di dalam lingkup kantor maka siap-siap saja Anda akan dipecat. Selain melanggar hukum kebiasaan Anda mengkonsumsi obat-obatan terlarang bisa membuat kehidupan Anda kacau yang tentu saja bisa merugikan perusahaan. Dibandingkan mempertahankan Anda yang seorang pengguna obat-obatan terlarang tentu saja memecat Anda merupakan keputusan yang paling aman dan cepat.

Malas pada pekerjaan

Untuk masalah yang satu ini sudah tidak perlu dijelaskan lagi. Bagaimana mungkin Anda tidak dipecat jika Anda malas-malasan dalam mengerjakan pekerjaan yang dibebankan kepada Anda. Jika Anda sudah terlihat malas-malasan dan tidak produktif dalam bekerja maka tidak ada lagi alasan untuk mempertahankan Anda untuk lebih lama berkerja di kantor tersebut. Maka dari itu jangan lupa untuk selalu bersemangat dan profesional selama bekerja supaya atasan menyukai pekerjaan Anda, jika Anda bisa melakukan semua pekerjaan dengan baik maka tidak ada alasan untuk memecat Anda.

Tinggalkan Balasan

Latest Posts

Wanita muslim

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...