Home Artikel Keluarga

Disadari atau tidak kehidupan modern saat ini ternyata ikut berperan dalam memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan jiwa anak. Anak-anak memiliki resiko yang cukup besar untuk mengalami stres, bahkan depresi. Disinilah tugas Anda sebagai orangtua untuk bisa melindungi anak-anak dari hal-hal yang membahayakan kesejahteraan mereka dimana salah satunya adalah stres. Berikut adalah 10 cara yang bisa Anda gunakan untuk melindungi anak dari stres.

#1 Tenang

Stres memiliki banyak dampak buruk yang bisa mempengaruhi fisik dan psikologi seseorang Stres juga bisa membuat seseorang menjadi mudah panik dan sulit untuk mengendalikan emosi sehingga seseorang akan menjadi mudah marah. Kesehatan merupakan salah satu faktor yang mendapatkan imbas dari seseorang yang sedang mengalami stres mulai dari sistem kekebalan tubuh hingga tingkat energi. Jika Anda ingin anak-anak Anda berprilaku baik dan terhindar dari stres maka cobalah untuk menjadi orangtua yang tenang dan tidak terlalu terburu-buru. Karena anak-anak akan mencotoh dan mengikuti apa saja yang dilakukan oleh orangtuanya. Jika tidak ingin anak-anak Anda mengalami stres maka mulailah dari diri Anda sendiri.

melindungi anak dari stres

#2 Tolaklah dorongan untuk melakukan jadwal yang berlebihan

Semua anak-anak membutuhkan waktu tenang, waktu kreatif, waktu untuk bermimpi, waktu untuk tidak melakukan apa-apa bahkan waktu untuk merasa bosan. Untuk itu mereka perlu belajar untuk menyusun waktu mereka sendiri. Mereka perlu memahami bahwa hidup bukanlah sekedar mengisi waktu dengan berbagai kegiatan, tapi lebih dari itu, lebih luas dan dan lebih misterius.

#3 Mendorong gairah yang ada pada diri anak tanpa memaksanya

Mendorong gairah anak-anak untuk menjadi agen kreatif yang nantinya akan menjadi bekal terbaik bagi mereka yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Namun dalam hal ini tidak hanya mengacu pada hal-hal yang berhubungan dengan seni, bakat, keterampilan atau hobi melainkan juga melindungi anak dari tekanan teman sebaya, penggunaan narkoba, juga pengaruh ekstrim dari budaya pop. Lakukan hal tersebut dengan cara yang baik dan perlahan-lahan bukan memaksanya apalagi menuntutnya karena hal tersebut hanya akan membuatnya tertekan.

#4 Mendengar dan tertawa

Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga membutuhkan kesempatan hanya untuk berbicara, untuk menggungkapkan kekhawatiran dan ketegangannya yang dilaluinya. Mereka juga membutuhkan banyak tawa, yang membantu mereka bisa menyembuhkan kecemasan yang terjadi dalam kehidupan sehari-harinya. Jangan menekan anak-anak untuk melakukan berbagai rutinitas secara terus-menerus, sesekali kamu juga perlu melakukan beberapa ritual kecil untuk membuatnya bisa mendengar dan tertawa.

#5 Ajarkan keterampilan mengurangi stres kepada anak

Ajarkan anak Anda bahwa kita semua membutuhkan cara yang sehat untuk mengurangi stres, Salah satu contoh adalah dengan melakukan aktivitas fisik, aktivitas fisik adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi hormon stres yang beredar di tubuh kita. Cara bermanfaat lainnya yang bisa digunakan untuk anak-anak adalah dengan mendengarkan sebuah audio yang dirancang khusus untuk membantu mereka belajar untuk mengatur stres secara teratur, seperti visualisasi terpadu atau cerita yang mengajarkan mengenai teknik pernapasan.

#6 Pilih sekolah yang meminimalkan pekerjaan rumah

Hampir setengah dari semua anak-anak merasa tertekan dengan pekerjaan rumah yang diberikan sekolah. Padahal mereka sudah cukup stres setelah duduk sepanjang hari dikelas. Untuk meminimalkan terjadinya stres kamu bisa memilih sekolah yang bisa meminimalkan pekerjaan rumah sehingga anak-anak memiliki waktu untuk belajar hal-hal lain yang mereka sukai seperti eksplorasi diri atau mengejar passionnya.

#7 Pilih kegiatan keluarga yang sesuai dengan usia

Sebagai orang tua terkadang kita terlalu sering melupakan apa yang benar-benar bisa memelihara jiwa anak-anak kita. Misalnya, anak-anak perlu menghabiskan lebih banyak waktu di alam karena hal ini bisa menenangkan psikologi dan dasar-dasar mereka. Banyak orangtua memilih mengisi kegiatan keluarga dengan acara menonton film sebagai aktivitas utama anak-anak mereka karena hal ini lebih simple dibandingkan harus mengajak anak-anak hiking, naik sepeda atau mengunjungi museum.

#8 Ajarkan anak mengenai literasi media

Penelitian telah menunjukkan bahwa pesan media berkontribusi besar terhadap tingkat stres seseorang. Bicarakan dengan anak-anak Anda mengenai pesan media yang mereka lihat. Anda harus waspada serta mengajarkan anak-anak agar tidak mudah terpengaruh dengan iklan-iklan yang banyak ditayangkan ditelevisi dan media lainnya. TV juga menjadi salah satu media yang harus sangat diwaspadai karena ada berbagai macam jenis acara yang tidak seharusnya dikonsumsi anak-anak yang tak jarang hanya mengajarkan mengenai hal-hal yang berbau uang, penampilan dan ketenaran. Tentu saja hal ini akan sangat menghambat kreativitas anak, meningkatkan kadar stres, menyebabkan mimpi buruk dan membuat anak-anak lebih cemas.

#9 Perhatikan sikap anda

Ingatlah bahwa Anda adalah role model bagi anak-anak Anda, untuk itu sebaiknya usahakan untuk menghindari stres. Perhatikan bahwa stres memiliki dampak yang besar pada anak-anak, tanggung jawab Anda sebagai orang dewasa adalah untuk tidak memberikan contoh yang tidak baik kepada mereka.

#10 Menjaga kedekatan hubungan

Sebagian besar orangtua berpikir bahwa anak-anak lebih suka berada bersama dengan anak-anak lainnya. Tapi ternyata merke alebih menginginkan orangtuanya untuk bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama mereka. Kehadiran sangat membantu anak untuk merasa aman dan mencairkan stres. Untuk itu menjaga kedekatan hubungan merupakan salah satu cara yang wajib Anda lakukan.

Tinggalkan Balasan

Latest Posts

Wanita muslim

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...