Home Artikel Keluarga

Apakah anak-anak anda sudah terbiasa beraktivitas menggunakan internet? Anak-anak cenderung menggunakan internet untuk berinteraksi di sosial media, bermain game, menonton video, hingga mencari dan mempelajari informasi baru,. Internet merupakan tempat yang tak terbatas. Terdapat segudang manfaat yang bisa di dapatkan dari internet, namun begitu pula sebaliknya.

Jika anda membiarkan anak-anak anda menggunakan komputer dan internet tanpa pengawasan, maka terdapat banyak resiko dan bahaya tak terduga yang dihadapi. Jika anda memahami resiko dan bahayanya, maka anda bisa mengambil tindakan untuk menciptakan linkgungan yang aman untuk anak ketika menggunakan komputer dan internet.

mengawasi anak saat menggunakan komputer dan internetFoto: Intel Free Press (Flickr)

Berikut adalah beberapa resiko dan bahaya yang rentan ditemui anak ketika mereka online tanpa pengawasan.

Informasi pribadi

Tanpa pengawasan, anak-anak bisa saja membagikan informasi pribadi yang tidak seharusnya dibagikan kepada orang lain tanpa mereka menyadai bahayanya. Informasi-informasi seperti lokasi anak, alamat rumah, nomor telpon, hingga aktivitas sehari-hari bisa menjadi berbahaya jika jatuh ke tangan orang tak bertanggung jawab. Berbagai kasus penculikan dan kekerasan terhadap anak bermula dari hal seperti ini. Selain itu, anak-anak juga kemungkinan akan membagikan informasi penting tentang keluarga, seperti kondisi keuangan orang tua dan nomor kartu kredit.

Konten yang tidak pantas

Komputer dan internet bisa jadi memiliki konten yang tidak pantas untuk usia anak anda. Ketika dibiarkan menggunakan teknologi tanpa diawasi, anak bisa saja melihat gambar atau video yang tidak pantas, seperti mengenai kekerasan ataupun pornografi. Di samping itu juga terdapat banyak informasi tentang aktifitas ilegal dan berbahaya lainnya yang tersebar di internet dan bisa diakses anak-anak anda kapan saja.

Cyber-bullying

Cyberbullying (penindasan di dunia maya) melibatkan berbagai aktivitas pelecehan online yang bisa saja terjadi dalam media sosial, chatting, forum, komentar, hingga email. Ketika anak menggunakan internet tanpa pengawasan orang tua, mereka bisa saja terlibat dalam aktivitas cyberbullying seperti mengganggu, mencela, melecehkan dan mempermalukan teman maupun orang lain di dunia maya. Bahkan, anak anda bisa juga menjadi si korban. Keduanya, yang mem-bully maupun yang di-bully, memberikan efek yang buruk bagi kepribadian anak-anak.

Kecanduan

Internet merupakan tempat yang sangat menyenangkan. Dan jika dibiarkan berlarut-larut tanpa pengawasan, anak-anak bisa terjebak menjadi pecandu internet. Hal ini tentu saja berlaku baik melalui komputer, maupun tablet dan smartphone. Aktivitas seperti bermain game, media sosial, dan menonton video bisa menyebabkan kecanduan bagi anak dan mempengaruhi aktivitas dan kegiatan mereka yang lain, seperti interaksi sosial mereka dengan teman hingga kegiatan belajar mereka. Prestasi anak bisa saja menurun jika mereka telalu banyak meluangkan waktu di internet.

Gangguan penglihatan

Ketika terlalu lama duduk di depan layar komputer, seseorang bisa mengalami sindrom atau gejala gangguan penglihatan yang disebut “computer vision syndrome”, berdasarkan situs All About Vision. Terlalu lama berfokus pada layar komputer membuat mata bekerja ekstra keras dan menjadi lelah, menyebabkan mata menjadi tegang, dan mengarah pada gangguan mata lainnya yang disebut myopia atau rabun. Ketika anak sudah dalam posisi yang sangat nyaman di depan komputer, mereka cenderung akan berlama-lama di sana. Jika anda mengawasi mereka, anda bisa dengan mudah mengingatkan mereka. Penting bagi pengguna komputer untuk mengambil break sesaat dan mengalihkan penglihatan ke tempat lain setiap 20 menit untuk mengistirahatkan mata dari layar komputer.

Tips dan solusi
Mengingat beberapa resiko dan bahaya di atas, sudah sebaiknya anda mulai mengawasi aktivitas anak di depan komputer dan internet. Beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

  • meletakkan komputer di tempat yang mudah untuk anda awasi.
  • menggunakan aplikasi parental control maupun filtering, baik untuk komputer maupun internet.
  • menemani mereka di depan komputer, sehingga anda bisa membantu anak menemukan apa yang mereka cari.
  • berbicara kepada anak mengenai aktivitas mereka di internet, agar anda mengetahui apa saja yang menarik minat mereka, hal yang biasa mereka lakukan ketika online.
  • mengingatkan mereka untuk menginstirahatkan mata dari layar komputer setiap beberapa saat, termasuk membetulkan posisi tubuh anak untuk mencegah gangguan otot dan tulang karena terlalu lama berada dalam posisi tubuh yang salah ketika menggunakan komputer.

Anak-anak tidak seharusnya dilarang menggunakan internet, namun harus diawasi dan dikenalkan mengenai apa yang baik dan tidak baik bagi mereka ketika menggunakan komputer dan internet.

2 replies to this post
  1. gimana ya caranya mengawasi anak secara kan skrg hp sdh canggih
    takut kalo terjerumus ke hal2 negatif…

Tinggalkan Balasan

Latest Posts

Wanita muslim

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...