Home Artikel Sehat & Bugar

Perawatan kulit mungkin bukan topik yang populer dibicarakan oleh laki-laki. Selain dianggap kurang jantan dan ribet, pria memang memiliki kulit yang tidak terlalu sensitif dibandingkan wanita. Kulit wajah mereka umumnya lebih tebal dan tahan terhadap bahan-bahan aktif di dalam pembersih dan pelembab.

Meski demikian, bukan berarti wajah para pria bebas dari masalah. Apalagi, pria harus berurusan dengan pisau cukur yang berisiko melukai wajah dan menimbulkan iritasi. Masih banyak juga pria yang enggan menggunakan pelembab atau tabir surya yang dapat melindungi kulit.

Padahal, merawat kulit wajah pria sebenarnya tidak terlalu ribet. Cukup dengan melakukan perawatan dasar secara rutin, Anda bisa mendapatkan kulit yang lebih bersih dan terawat.

Berikut ini tips dan cara merawat kulit wajah pria yang dapat Anda praktekkan sehari-hari:

Mencari tahu jenis kulit

Kulit membutuhkan perawatan berbeda tergantung tipe dan jenisnya. Untuk itu, Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu apa jenis kulit yang Anda miliki. Umumnya, pria memiliki jenis kulit berbeda mulai dari normal, kering, berminyak, kombinasi, atau sensitif.

Kulit berminyak biasanya lebih rentan terkena jerawat dan komedo. Kulit juga terlihat berminyak di siang hari meskipun Anda sedang tidak aktif dan tidak berkeringat. Kulit kering bisa disertai dengan tekstur kulit yang kasar dan tidak rata, bahkan kemerahan. Namun, pori-pori wajah cenderung kering dan jarang bermasalah dengan jerawat.

Kulit kombinasi paling umum dimiliki pria. Wajah cenderung berminyak di area T, sedangkan pipi tampak normal atau kering. Area di sekitar mata biasanya lebih kering dibandingkan bagian wajah lain. Sementara itu, kulit sensitif rentan terkena iritasi dan bisa memburuk dengan produk perawatan kulit.

Membersihkan Wajah

Pembersih berbentuk sabun batangan bisa digunakan oleh pria yang memiliki kulit normal atau berminyak. Namun, sabun jenis ini bisa membuat kulit sangat kering sehingga harus dihindari oleh pemilik kulit kering. Jika tetap ingin menggunakan sabun batangan, pilih sabun dengan moisturizer seperti gliserin yang banyak dibuat dengan vitamin E, minyak zaitun, atau minyak jojoba.

Pilihan lain, gunakan sabun berbentuk cair yang mengandung asam salisilat, asam glikolat, atau benzil peroxida. Ketiganya memiliki agen eksfoliator yang dapat menghilangkan lapisan kulit mati, membersihkan pori, dan memiliki senyawa anti bakteri.

Melembabkan Wajah

Menggunakan pelembab setelah membersihkan wajah penting untuk dilakukan. Pasalnya, sabun dapat membuat kulit wajah sangat kering. Untuk pemilik kulit kering, pilih pelembab berbentuk krim yang memiliki formulasi paling kental. Pemilik kulit normal bisa menggunakan pelembab berbentuk lotion yang lebih ringan dan tidak terlalu berminyak.

Sementara itu, pemilik kulit berminyak bisa memakai toner atau gel. Pilih juga moisturizer yang mengandung asam glikolat atau asam salisilat yang bisa membantu mencegah jerawat dan pori-pori tersumbat. Anda juga dapat memilih produk dengan retinol yang dapat mengurangi garis-garis halus dan kerutan di wajah.

Tabir Surya

Radiasi sinar ultra violet dapat menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit. Oleh karena itu, gunakan tabir surya dengan SPF 30. Pilih yang memiliki spektrum luas dan dapat melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Sama seperti pelembab, seusuaikan bahan dasar tabir surya dengan jenis kulit Anda.

Sunscreen juga perlu diberikan di area kepala yang rentan mengalami kebotakan atau penipisan rambut. Namun jika Anda enggan menggunakan lotion di kepala, pilih sunscreen berbentuk spray, gel atau minyak rambut dengan SPF. Gunakan juga topi setiap beraktivitas di luar ruangan untuk perlindungan lebih baik.

Mencukur wajah

Saat terbaik untuk mencukur wajah adalah setelah mandi. Mencuci wajah akan membantu melembutkan rambut sehingga proses mencukur wajah lebih lancar dan risiko iritasi berkurang. Jangan gunakan air panas karena dapat membuat kulit iritasi, kemerahan, dan meradang.

Pilih shaving cream berbahan lembut, tambahkan sedikit air, oleskan ke wajah, dan diamkan selama beberapa menit sebelum mulai mencukur. Jika kulit Anda mudah iritasi, cobalah menggunakan krim yang mengandung lidah buaya.

Gunakan pisau cukur yang bersih dan sesuai untuk Anda. Razor elektrik biasanya tidak terlalu menimbulkan iritasi dibandingkan pisau cukur biasa. Rajinlah mencuci pisau cukur setiap habis digunakan.

Cukur sesuai arah pertumbuhan rambut. Mencukur melawan arah rambut dapat melukai permukaan kulit yang tersembunyi di bawah folikel rambut dan membuatnya meradang. Cukur dengan satu gerakan di setiap bagian wajah sehingga Anda tidak perlu mencukur berkali-kali di area tersebut.

Lotion setelah mencukur wajah (after shave)

Cara merawat kulit wajah pria yang masih sering dilewatkan adalah menggunakan lotion atau toner setelah selesai bercukur. Padahal, lotion yang mengandung astringent dapat mengencangkan kulit dan pori, serta menguatkan lapisan pelindung kulit.

Pilihlah produk yang dapat meminimalisir iritasi. Hindari produk yang mengandung alkohol dan dapat menyebabkan kulit kering, serta produk dengan pewangi yang dapat membuat kulit meradang.

Tinggalkan Balasan

Latest Posts

Wanita muslim

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...