Home Artikel Keluarga

Siapa sih yang tidak ingin memiliki keluarga bahagia? Tentu saja setiap orang mendambakan bisa mempunyai keluarga yang harmonis dan bahagia. Pasalnya memiliki keluarga seperti ini akan membuat hidup lebih damai dan tenang. Berikut ini kami akan sajikan kiat dan tips menjadi keluarga bahagia untuk para pembaca sekalian!

Keseimbangan antara rumah dan pekerjaan

Memang tidak mudah untuk menyeimbangan antara pekerjaan dan rumah, tapi bagaimanapun juga jika Anda bisa mengelolanya dengan baik maka keduanya bisa berjalan bersamaan tanpa merasa ada tanggung jawab yang terabaikan. Kunci utamanya adalah komitmen, pastikan Anda bisa bekerja sesuai dengan komitmen keluarga. Meskipun Anda memiliki posisi penting dalam pekerjaan ingatlah untuk tetap memegang teguh tanggung jawab terhadap pekerjaan tanpa mengesampingkan tanggung jawab Anda dalam keluarga. Bekerjalah sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, jangan karena Anda seorang workaholic kemudian Anda menghabiskan hampir seluruh waktu Anda untuk bekerja dan lupa bahwa Anda keluarga Anda yang menunggu di rumah. Berhenti jika sudah waktunya berhenti, libur jika sudah waktunya libur dan manfaatkan waktu kosong tersebut bersama keluarga Anda.

Merawat diri sendiri

Kebanyakan orangtua sering menghabiskan seluruh watunya untuk merawat dan memberikan yang terbaik kepada orang lain dikeluarganya dan lupa mengenai mereka sendiri. Padahal, jika Anda sebagai orang tua tidak bisa merawat diri sendiri maka semuanya akan berakhir dengan perasaan marah atau lelah, jika sudah seperti itu Anda tidak akan bisa memberikan anak-anak Anda dukungan seperti yang mereka butuhkan. Akuilah kepada diri sendiri bahwa Anda juga memiliki perasaan dan kebutuhan tersendiri yang tidak melulu mengenai orang lain. Ingat, Anda juga perlu menyenangkan diri Anda sendiri sekali-sekali. Tidak perlu dengan hal-hal yang mahal. Cukup dengan menyisihkan waktu khusus untuk melakukan apa yang ingin Anda lakukan.

Disiplin

Tentu saja disiplin merupakan salah satu sifat yang harus diajarkan orangtua kepada anaknya semenjak dini. Namun, daripada menggunakan disiplin sebagai hukuman, akan lebih baik jika Anda menggunakannya sebagai cara untuk mendidik anak-anak Anda untuk bisa memenuhi kewajiban mereka tanpa menyakiti dan menyinggung siapapun. Ingat, disiplin tidak melulu tentang intimidasi dan hukuman, Anda juga bisa mengajarkan kedisiplinan melalui hal-hal yang baik seperti membiasakan anak-anak untuk tidur dan bangun pada waktunya, memberikan waktu-waktu khusus kapan anak harus belajar dan kapan anak boleh bermain serta berbagai macam disiplin-disiplin lain yang tidak terlalu membebani anak-anak dengan intimidasi dan hukuman.

Kurangi kebiasaan melarang

Orangtua sering membuat larangan-larangan tertentu yang tujuannya memang untuk melindungi anak-anaknya dari bahaya. Namun, terkadang anak memiliki naluri untuk mencoba sesuatu yang dilarang. Untuk itu, dibandingkan membuat larangan-larang seperti ‘jangan main api, bahaya!” lebih baik diganti dengan mengajarkan kepada anak-anak mengenai bahayanya itu sendiri. Jelaskan kepada anak jika api itu berbahaya karena bisa membakar sesuatu. Terus berikan pengertian-pengertian seperti itu kepada anak, meskipun pada awalnya mereka enggan mengikuti intruksi dari Anda, penjelasan dan petunjuk yang sudah Anda sampaikan akan tersimpan didalam memorinya dan akan membantu anak untuk bisa belajar memahami dan tidak akan melakukannya di kemudian hari.

Komunikasi

Dalam sebuah hubungan apapun komunikasi merupakan salah satu faktor terpenting. Untuk menciptakan sebuah kehidupan keluarga yang bahagia maka komunikasi antara orangtua dan anak, suami dan istri, kakak dan adik harus berjalan dengan baik. Jika komunikasi tidak berjalan dengan baik bisa saja terjadi kesalahpahaman yang berakhir dengan pertengkaran dalam keluarga. Makan malam bisa menjadi saat paling baik untuk melancarkan komunikasi antara keluarga. Anda bisa saling berbagi mengenai hal-hal yang baru saja kalian lewati selama satu hari ini atau mendengarkan cerita anak-anak mengenai keseharian mereka di sekolah dan aktivitas lainnya.

Quality Time

tips keluarga bahagia

Quality time bersama keluarga menjadikan keluarga lebih bahagia. [image via pixabay]

Meskipun Anda sibuk, cobalah untuk menyediakan waktu beberapa kali dalam seminggu untuk menciptakan sebuah acara atau waktu khusus keluarga. Tidak perlu harus acara yang besar dan mewah, cukup menjadwalkan setiap hari apa, pukul berapa, semua anggota keluarga harus berkumpul di ruang keluarga. Bisa diisi dengan menonton film bersama atau sekedar mengobrol tentang berbagai hal bersama. Momen-momen seperti ini akan memberikan kesempatan untuk menjalin kedekatan antar anggota keluarga. Mungkin awalnya mereka protes dan lebih ingin bermain bersama teman-teman mereka namun cobalah untuk memberika pengertian kepada mereka mengenai pentingnya quality time dalam sebuah keluarga.

Keputusan Bersama

Pernahkah Anda mencoba melibatkan pendapat anak saat Anda ingin mengambil sebuah keputusan? Jika belum, maka cobalah. Dengan memberikan anak kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya maka anak akan merasa didengarkan dan dihargai. Jadikan pendapat dari anak Anda sebagai bahan pertimbangan karena terkadang tanpa sadar mereka bisa memberikan pendapat yang belum pernah terpikirkan oleh orang dewasa sama sekali loh.

Saling mendukung

Disinilah salah satu arti penting dalam sebuah keluarga yaitu saling mendukung saat menghadapi sebuah masalah. Jika keluarga Anda sedang dalam masalah atau salah satu anggota sedang memiliki masalah maka kewajiban anggota keluarga yang lain adalah membantu, menghiburnya dan terus berada disampingnya untuk memberikan semangat serta dukungan untuk meringankan masalah yang sedang dihadapinya.

Fleksibel

Bukan berarti jika Anda berposisi sebagai orangtua maka Anda harus harus bersikap tegas dan kaku. Jadilah orangtua yang santai dan fleksible. Tegas tentu saja harus dilakukan untuk mendidik anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik, namun Anda juga harus tetap bisa bersikap fleksible terhadap anak. Fleksible disini maksudnya tidak kaku jadi ditengah rutinitas yang begitu padat Anda tetap bisa mengajak anak Anda bermain game bersama atau sekedar jalan-jalan di taman bersama keluarga.

Luangkan waktu bersama pasangan

Memang agak sulit menemukan waktu berdua bersama pasangan saat Anda sudah memiliki anak, tapi meluangkan waktu bersama pasangan Anda merupakan salah satu hal yang penting jika Anda ingin memiliki keluarga yang bahagia. Sekali-sekali Anda juga perlu mencari waktu berdua untuk makan malam di restoran atau sekedar refresing berdua saja saat anak-anak sedang tidak dirumah.

Tinggalkan Balasan

Latest Posts

Wanita muslim

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...