Home Artikel Keluarga

Masalah tinggi badan bisa menjadi topik yang sensitif bagi banyak anak-anak. Menjadi tinggi dapat membuat mereka merasa lebih kuat dan lebih siap untuk melakukan kegiatan tertentu. Meskipun faktor utama tinggi badan seorang anak berasal dari genetik mereka, namun faktor-faktor seperti nutrisi dan olahraga juga sangat berperan dalam pertumbuhan si anak. Anda dapat memaksimalkan potensi tumbuh anak dengan membantu mereka berlatih beberapa tips gaya hidup sehat berikut ini.

1.

Dorong anak untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemanjangan otot tubuh
Contoh jenis kegiatan meliputi peregangan, bersepeda, berenang dan berjalan. Pastikan anak Anda mendapatkan aktivitas fisik yang cukup. Anak-anak yang kelebihan berat badan dan kurang aktif mungkin mengalami tingkat pertumbuhan yang lebih lambat. Oleh karenanya, anak-anak harus menerima setidaknya satu jam latihan setiap hari.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sports Medicine pada tahun 2003, Exercise-Induced Growth Hormone Response (EIGR) atau respon hormon pertumbuhan akibat latihan telah terbukti berkaitan dengan intensitas latihan yang tinggi pada seorang atlet. Obesitas juga dapat menumpulkan efek EIGR pada anak-anak, menurut sebuah studi AS dan Israel yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Physiology tahun 200.

2.

Menyediakan berbagai macam makanan sehat bagi anak

supaya anak tumbuh tinggi

Photo credit: mahmoud99725/Flickr

Diet yang kaya akan sayuran, buah-buahan, susu non-fat rendah lemak, protein tanpa lemak dan biji-bijian akan membantu mendorong pertumbuhannya. Batasi jumlah makanan ringan yang mengandung gula, junk food dan makanan tinggi lemak jenuh. Sebuah artikel pada tahun 2004 yang berjudul “The Height Gap” di majalah The New Yorker melaporkan sebuah penelitian di Inggris dengan memberi satu kelompok anak sekolah burger dan kentang goreng secara teratur. Sementara kelompok yang lain diberikan diet kubis rebus dan daging kornet. Dalam waktu dua bulan, anak-anak yang makan daging dan sayuran tumbuh lebih tinggi dan lebih ramping dibandingkan dengan kelompok burger.

3.

Ingatkan anak tidur tepat waktu
Waktu tidur normal untuk seorang anak yaitu antara delapan hingga dua belas jam setiap malamnya. Jika anak Anda usianya dibawah lima tahun, jangan lupa untuk menambahkan jadwal tidur siang yang teratur. Semua anak membutuhkan setidaknya sembilan jam pada malam hari, atau lebih. Anak-anak yang tidak mendapatkan cukup tidur mungkin tidak tumbuh setinggi teman-temannya. Selain itu, jika seorang anak tidak cukup tidur, maka ia akan mimiliki tingkat hormon pertumbuhan yang rendah. Sementara hormon ini memainkan peran utama dalam pertumbuhan.

4.

Jauhkan anak Anda dari alkohol, rokok dan obat-obatan terlarang
Zat ini dapat membahayakan tubuh dan juga menghambat pertumbuhan anak.

5.

Jadilah contoh yang baik
Bicaralah dengan anak-anak Anda mengenai pentingnya tumbuh sehat dan kuat dengan menunjukkan kebiasaan sehat dari Anda sendiri. Menetapkan waktu makan keluarga, memantau jadwal dan kebiasaan makan anak, serta mengatur jadwal bermain dengan anak-anak. Anak-anak yang diajarkan pentingnya gaya hidup sehat cenderung memiliki body mass indexes (BMI) atau indeks massa tubuh lebih rendah dan lebih cenderung untuk tumbuh secara konsisten.

6.

Jangan lupa untuk membawa anak Anda melakukan pemeriksaan rutin di dokter
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa si anak tumbuh pada tingkat dan tinggi yang sesuai dengan usia mereka. Dokter Anda akan menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara membantu anak Anda tumbuh dengan baik dan menjadi sesehat mungkin.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Posts

Wanita muslim
0 605

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...