Home Artikel Relationship

Cemburu adalah bagian dalam sebuah hubungan yang normal. Tidak ada yang salah dengan perasaan cemburu, namun tidak sedikit orang yang salah dalam menghadapi rasa tersebut. Lalu bagaimana cara menghadapinya ketika rasa itu datang?

#1 Jangan marah

Aturan pertama adalah jangan marah. Rasa cemburu dan marah sering datang berurutan. Sayangnya, mengikutsertakan emosi dalam kecemburuan malah semakin memperburuk perasaan cemburu dan semakin membuatmu insecure. Perasaan jengkel akan memenuhi kepalamu dan membuatmu berkata (atau bertindak) sesuatu yang tidak kamu inginkan.

mengatasi cemburuimage via meetville.com

#2 Ingatlah bahwa dia ‘dengan’-MU

Tahukah kamu apa perbedaanmu dengan orang yang kamu cemburui? Dia adalah ‘milikmu’ (bukan possessive), bukan milik orang tersebut. So, take it cool! Kamu punya pilihan untuk menikmati hubunganmu dengannya atau membiarkan harimu dipenuhi rasa badmood tanpa alasan yang pasti.

#3 Buat dia tahu kalau kamu cemburu

Jika kamu dihinggapi rasa cemburu, beritahukan itu pada pasanganmu. Jika ada temannya atau rekan kerja tertentu yang membuatmu tidak nyaman karena mereka terlalu akrab, bicarakan dengan pasanganmu. Karena bisa jadi pasanganmu tidak menyadari bahwa dia telah membuatmu cemburu. Bicarakan hal tersebut ketika suasana sedang tenang. Bonus: kemungkinan besar komunikasi tersebut akan terus berkembang menjadi heart-to-heart, kalian akan saling lebih mengenal satu sama lain, dan hubungan akan menjadi lebih erat.

#4 Tetap percaya diri

Salah satu penyebab rasa cemburu adalah karena kamu merasa tidak cukup baik, alis tidak PeDe. Jangan biarkan ketidak-PeDe-anmu mempengaruhi caramu memandang sebuah hubungan. Jika kamu merasa ada yang ‘kurang’ dalam penampilanmu, maka lakukan yang terbaik untuk membuat penampilanmu lebih baik.

#5 Don’t feel bad to jealousy

Sekali lagi, tak ada yang salah dengan rasa cemburumu, maka jangan merasa bersalah karenanya. Tidak ada yang salah dengan kamu yang sangat peduli pada seseorang yang kamu sayangi. Merasa bersalah karena terlalu cemburu akan membuatmu memandang kecil diri sendiri, yang bisa merusak kepercayaan dirimu di depan pasanganmu. Alih-alih, terimalah rasa cemburu tersebut secara positif.

cemburuimage via mydearvalentin.tumblr.com

#6 Jangan membuat perbandingan

Jangan pernah membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain, khususnya dengan orang yang membuatmu cemburu. Di luar sana, akan selalu ada orang yang lebih better-looking, lebih cerdas, lebih kaya, lebih muda, lebih baik…. (silahkan lanjutkan sendiri) daripada dirimu. So why? Hal tersebut tidak bisa mendiskreditkan dirimu dari apapun. Setiap orang pasti berbeda, dan perbedaan itulah yang membuat pasanganmu memilih dirimu sebagai kekasihnya, karena dia tahu kamu spesial.

#7 Jangan jadi possessive

Sifat alami manusia, untuk menjadi possessive terhadap apa yang kita sayangi atau cintai, namun dalam hal ini yang menjadi objek adalah pasanganmu. Sifat ini mungkin bisa diterapkan pada benda, namun bukan pada makhluk hidup dan bernapas (hint: pacarmu). Dia pantas mendapatkan cinta dan penghormatan darimu, dan menjadi possessive serta terlalu menuntut adalah sesuatu yang tidak bisa diterima.

#8 Perhatikan perangaimu terhadap orang lain

Rasa cemburu yang diserta emosi yang kuat lebih seringnya akan mempengaruhi caramu bersikap, dan biasanya akan menyebabkan orang lain kecewa dengan caramu merespon dan berinteraksi dengan mereka. Kamu mungkin akan menjadi lebih sensitif dan menguncapkan sesuatu yang tidak kamu inginkan, khususnya pada orang yang kamu anggap terlalu dekat dengan pasanganmu. Jika kamu merasa bahwa dirimu mulai bersikap negatif terhadap orang lain, segeralah berfikir jernih dan jangan terlalu berlebihan, mengingat bahwa sikap tersebut justru akan merugikan dirimu sendiri–dan orang di sekitarmu.

mengatasi rasa cemburuvia kushandwisdom.tumblr

#9 Pahami konsekuensinya

Selalu ada kemungkinan akan rasa cemburu dalam setiap hubungan. Keduanya seperti satu paket yang harus kamu ambil. Karena rasa cemburu, hubungan bisa masuk pada fase ‘kurangnya kepercayaan’, atau…. menjadi lebih erat, jika disikapi dengan cara yang tepat dan terbuka satu sama lain. Jangan merusak dan mempertaruhkan hubunganmu hanya karena keraguanmu terhadap kesetiaannya, yang belum tentu benar.

#10 Jangan memata-matai

Setiap pasangangan pasti akan saling berbagi, baik pikiran maupun materi. Namun begitu juga harus tetap menghargai ruang pribadi masing-masing. Jangan melampaui batas privasi pasanganmu, misalnya dengan memeriksa hp dan barang-barang pribadinya tanpa permisi. Ia pantas mendapatkan kepercayaanmu, dan jika kamu ingin memata-matainya, kamu harus bertanya lagi kepada dirimu sendiri mengapa kamu ingin melakukannya.

#11 Berbicara dan minta dukungan dari orang lain

Jika kecemburuanmu terlalu besar hingga membuatmu kalut dan terbawa emosi, carilah orang lain (teman dekat atau keluarga) untuk bercerita dan meminta dukungan dari mereka. Jika rasa cemburumu sangat kuat dikarenakan pengalaman masa lalumu, cukup sulit untuk lepas dari ketakutan seperti itu, maka bicarakan hal tersebut dengan orang yang kamu percayai. Terkadang orang lain bisa memberikan nasihat yang mungkin luput dari pikiranmu yang sedang resah.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Posts

Wanita muslim
0 596

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...