Home Artikel Sehat & Bugar

Tubuh manusia memiliki sistem pertahanan untuk melawan patogen penyebab penyakit dan untuk mencegah berbagai penyakit. Mekanisme pertahanan ini meliputi sel-sel, jaringan, organ, dan produknya seperti antibodi, yang bekerja secara kolektif dan keseluruhannya dikenal dengan sistem daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh (immune system). Daya tahan tubuh akan mengidentifikasi mikroba pembawa penyakit kemudian menghancurkannya untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Sistem daya tahan tubuh yang kuat akan bekerja dan menjalankan fungsinya dengan sempurna. Sebaliknya, sistem yang lemah menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit. Sistem imun yang sehat akan menjamin hidup yang sehat pula.

Namun begitu, tak ada cara tunggal–dan singkat–untuk memperkuatnya. Terdapat banyak faktor yang dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh seperti diet (pola makan), gaya hidup, usia, dan lain sebagainya.

Meningkatkan Daya Tahan (Imun) Tubuh

daya tahan imun tubuh

sumber: NIAID

Kebanyakan dari kita tidak menyadari pentingnya sistem kekebalan tubuh, hingga akhirnya kita jatuh sakit karena daya tahan tubuh melemah dan tak mampu melindungi tubuh dari penyakit. Banyak faktor yang disebut-sebut mampu memperkuat kekebalan tubuh, antara lain pola makan sehat, tidur yang cukup, gerak tubuh, kebersihan, kesehatan mental, dan lain sebagainya. Selain itu ada pula beberapa booster alami seperti buah-buahan, ramuan herbal, sayuran, jamur, dan juga ikan.

Dan berikut ini adalah beberapa faktor penting untuk memperkuat sistem daya tahan tubuh:

Diet sehat dan seimbang

Bisa dikatakan, ini adalah faktor terpenting dalam meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh kita. Akan tetapi tak ada satu jenis makanan tunggal yang bisa memenuhi semua kebutuhan vitamin dan mineral tubuh, sehingga diet atau pola makan yang seimbang adalah kuncinya.

Makanan yang kaya akan vitamin C, vitamin E, zinc, carotenoids, bioflavonoids, selenium, dan asam lemak omega-3 adalah unsur yang efektif sebagai penguat daya tahan tubuh. Selain itu, buah dan sayuran berwarna terang umumnya bernutrisi tinggi.

Berikut adalah daftar makanan yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh:

  • Buah: apel, jambu, pepaya, stroberi, kiwi, melon, orange, jeruk bali, nanas, anggur, blueberry dan buah merah, sirsak, buah delima, plum, dan alpukat.
  • Sayuran: paprika, wortel, bayam, brokoli, kubis, kentang manis, ketumbar, bawang, bawang putih, lobak hijau, jahe, jamur, bit, tomat, dan asparagus.
  • Lainnya: yogurt, oat (gandum), sereal, kacang tanah, kacang-kacangan, biji rami, teh hijau, seafood, biji-bijian, daging tanpa lemak, seperti ayam dan kalkun, tahu, ginseng, kemangi, minyak zaitun, madu, lada, dan kunyit.

Olahraga teratur

Olahraga adalah aspek penting dalam pola hidup sehat. Gerak tubuh yang rutin membantu menjaga berat tubuh yang sehat, menjaga kadar kolesterol tubuh, serta meningkatkan sistem kardiovaskular dan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Aktifitas fisik akan menjamin sel-sel darah putih dan antibodi menjangkau seluruh tubuh dengan lebih cepat, karena gerak tubuh akan meningkatkan sirkulasi darah.

Olahraga juga dapat mengeluarkan bakteri dan mikroba penyebab penyakit bersamaan dengan pengeluaran limbah tubuh, misalnya keringat. Bahkan gerak tubuh sederhana seperti berjalan kaki minimal 30 menit sehari mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara efektif.

Mengelola stres

Hidup sehat tak bisa terlepas dari managemen stres yang tepat. Hormon stres, seperti kortison dan adrenalin dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Stres memang tak dapat dihindari sepenuhnya seiring dengan dinamika hidup, namun jika tidak dikelola dengan baik, stres dapat mempengaruhi kualitas hidup, dan memperburuk daya tahan dan kesehatan secara umum.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola stres, seperti melalui teknik relaksasi, olahgara, mendengarkan musik, yoga, hangout bersama teman, atau sekedar berhenti sejenak dari kondisi yang bisa mendatangkan stres.

Hindari kebiasaan tak sehat

Merokok – Ini adalah kebiasaan buruk yang paling banyak terjadi. Merokok dapat merusak berbagai jaringan dan organ tubuh secara perlahan dan pasti. Merokok juga akan memperlemah sistem imun tubuh, termasuk mengurangi kadar antioksidan dalam darah,  sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit.

Kurang Tidur – Waktu tidur yang kurang dihubungkan dengan berkurangnya kekebalan tubuh. Penelitian membuktikan bahwa kualitas tidur yang buruk menjadikan seseorang rentan terhadap virus dan infeksi penyakit. Sistem tubuh akan beregenerasi dan menghasilkan antibodi paling banyak selama kita tidur, jadi usahakan untuk mendapatkan waktu tidur setidaknya 7-8 jam setiap harinya.

Konsumsi junk-food – Berbagai makanan olahan instan (fast-food) umumnya minim nutrisi, dan hal ini akan mempengaruhi sistem imun tubuh secara negatif. Tingginya lemak dan gula dalam paket junk-food juga harus diperhatikan, karena sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Faktor lain yang juga berpengaruh buruk bagi kekebalan tubuh adalah obesitas. Lemak yang berlebih dalam tubuh dalam merusak jaringan sehat dalam tubuh, serta mengurangi level produksi antibodi alami. Menjaga berat tubuh dalam batas yang sehat berarti menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Jagalah selalu kesehatan tubuh anda, dan tingkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dengan mengadopsi pola hidup yang sehat, diet yang seimbang, dan menjaga kebersihan tubuh.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Posts

Wanita muslim
0 632

Rindu yang ku pendam, tak pernah terungkap walau dalam goresan. Semua hanya aku ungkapkan dalam diam. Diam yang ku jalani hanya seonggok nyali yang...